Di Kerajaannya, Rossi Janji Bangkit

http://www.detiksport.com/images/content/2009/05/27/81/Rossi2-REU-isi.jpgMugello – Sirkuit Mugello sangat identik dengan seorang Valentino Rossi. Di sirkuit yang sangat dikuasainya itu, The Doctor berjanji untuk bangkit dari kegagalan di MotoGP Prancis.

Rossi memang layak diberi gelar ‘Raja Mugello’ atau ‘Raja Italia’. Pasalnya, tujuh gelaran terakhir MotoGP Italia berhasil dijuarai oleh pembalap asal kota Urbino tersebut.

Seperti kebetulan kalau seri Italia akan berlangsung dua pekan setelah di Sirkuit Le Mans, Rossi melakoni sebuah balapan yang buruk dengan hanya berhasil finis di posisi ke-16.

Rossi mengakui kalau tekanan untuk meneruskan dominasinya di Mugello sedikit membesar. Meski tak akan mudah untuk berkuasa lagi, pembalap Yamaha itu percaya ini adalah momen yang tepat untuk bangkit dari kegagalan.

“Membalap di Mugello adalah sesuatu yang menakjubkan buat saya. Namun setiap tahun, semakin sulit untuk meneruskan rekor saya. Menang tujuh kali secara beruntun sudah cukup banyak,” tutur Rossi di Autosport.

“Menuju ke sana, saya merasakan tekanan. Tetapi pada saat yang sama, ini selalu menyenangkan. Para fans memberi saya motivasi ekstra yang bisa membantu saya untuk tampil dengan berbeda di sana,” tukasnya.

Akibat kegagalannya meraup sebiji pun angka di Prancis, kekuasaan Rossi di puncak klasemen pembalap lepas ke tangan rekan setimnya, Jorge Lorenzo. Di Mugello, Rossi bertekad untuk meraih yang terbaik.

“Setelah Le Mans, saya benar-benar butuh hasil bagus. Itu mengecewakan, tetapi semua orang kadang kala mendapat hari buruk dan saat itu giliran kami,” ulas pembalap berusia 30 tahun itu.

“Semuanya masih mungkin berjalan dengan buruk. Tapi semoga saja ketidakberuntungan kami berhenti di situ dan sekarang, di balapan kandang, kami akan kembali ke penampilan terbaik,” tuntas Rossi.

Dikutip Dari :

http://www.detiksport.com/read/2009/05/27/030706/1137683/81/di-kerajaannya-rossi-janji-bangkit

Pertarungan Rossi vs Stoner & Pedrosa

F: daylife
JEREZ – Jorge Lorenzo boleh jadi pemegang pole positions di GP kali ini. Namun, Lorenzo masih harus belajar banyak dari para pendahulunya di MotoGP. Sementara itu, Rossi berjuang dari grip keempat untuk menjadi juara di sirkuit Jerez, Minggu (3/5/2009).

Ketia lampu hijau tanda balapan dimulai, Pedrosa tanpa ampun langsung membetot gasnya dan memimpin jalannya lomba. Pedroas diikuti oleh pembalap Ducati Casey Stoner dan wakil Yamaha Lorenzo.

Rossi yang punya kebiasaan telat start, harus puas bertarung dari posisi empat. The Doctor terus berupaya melepaskan diri dari Loris Capirossi yang menyodok ke posisi lima.

Upaya Rossi mulai terasa pada putaran kedua. Rossi sukses menyalip juniornya Lorenzo, dan membuntuti Stoner. Memasuki lap keenam, Stoner dan Rossi terlibat aksi overtaking. Sayang, Stoner masih mampu mengendalikan keadaan dan kembali merebut posisi dua.

Namun, upaya Stoner mempertahankan tempat kedua hanya bertahan satu lap. Rossi sukses menyalip rivalnya asal Australia tersebut. Hanya, Pedrosa bisa mengambil keuntungan dengan pertarungan kedua rivalnya tersebut dengan menambah jarak.

Mika Kalio terpaksa meninggalkan lomba pada lap 13 setelah motornya mengalami gangguan. Pertarungan pembalap lawas terjadi untuk memperebutkan posisi enam antara marco Melandri, Loris Capirossi dan Colin Edwards, meninggalkan Andrea Dovizioso.

Memasuki lap 17, Rossi semakin mendekati pembalap tuan rumah, dan akhirnya sukses menyalip untuk memimpin jalannya lomba. Rossi pun melesat meninggalkan Pedrosa dan Stoner.

Upaya Lorenzo untuk mengejar Stoner harus dibayar mahal, setelah dirinya tidak kuasa mengendalikan laju motor dan terjatuh, kala balapan hanya menyisakan tiga lap lagi. Randy De Puniet pun maju ke posisi empat.

Hingga penghujung balapan, Rossi makin tidak terbendung dan sukses finish tercepat untuk pertama kalinya di musim 2009 ini.

(zwr)

Dikutip Dari :

http://sports.okezone.com/read/2009/05/03/38/216148/38/

pertarungan-rossi-vs-stoner-pedrosa

Rossi Taklukan Jerez

F: daylife
JEREZ – Valentino Rossi sukses menaklukan sirkuit Jerez untuk mendapat kemenangan perdananya di musim 2009. Rossi menjadi yang tercepat dengan mencatatkan waktu 45:18:557, Minggu (3/5/2009).

Start dari posisi keempat tidak membuat Rossi keteteran. Daniel Pedrosa langsung melesat ketika lampu hijau menyala, disusul Casey Stoner dan Jorge Lorenzo. The Doctor hanya berada di posisi keempat.

Perlahan tapi pasti, Rossi menyalip ketiga pembalap diatasnya, dan memimpin jalannya lomba sejak lap 17 hingga finish. Pedrosa sendiri berada di posisi kedua, dan disusul Stoner.

Nasib sial menimpa pembalap kedua Fiat Yamaha, Lorenzo, yang harus terjatuh kala balapan tinggal tersisa tiga lap. Randy De Puniet pun mengambil keuntungan dengan duduk di posisi empat.

Marco Melandri, Loris Capirossi dan Colin Edwards saling bersaing ketat memperebutkan posisi enam, sebelum Lorenzo out. Hasilnya, Melandri finish di peringkat lima disusul Capirex dan Edwards.

Hasil GP Jerez

1 Valentino Rossi Yamaha Factory 45:18.557
2 Daniel Pedrosa Honda HRC 45:21.257
3 Casey Stoner Ducati MotoGP 45:29.064
4 Randy De Puniet Honda LCR 45:50.450
5 Marco Melandri Kawasaki Hayate 45:51.685
6 Loris Capirossi Suzuki MotoGP 45:52.685
7 Colin Edwards Yamaha Tech3 45:52.978
8 Andrea Dovizioso Honda HRC 45:53.182
9 Antonio Elias Honda Gresini 46:01.246
10 Chris Vermeulen Suzuki MotoGP 46:03.740
11 Yuki Takahashi Honda Scot 0:00.000
12 James Toseland Yamaha Tech3 0:00.000
13 Alex De Angelis Honda Gresini 0:00.000
14 Nicky Hayden Ducati MotoGP 0:00.000
16 Mika Kallio Ducati Pramac 0:00.000
17 Niccolo Canepa Ducati Pramac 0:00.000
18 Jorge Lorenzo Yamaha Factory 0:00.000

(zwr)

Dikutip Dari :

http://sports.okezone.com/read/2009/05/03/38/216147/38/

rossi-taklukan-jerez

Rossi Puji Stelan Yamaha

Foto: Daylife
JEREZ – Valentino Rossi akhirnya berhasil meraih kemenangan perdana MotoGP 2009, setelah menaklukan Sirkuit Jerez. Rossi mengaku senang dengan stelan motor kru Yamaha.

Juara bertahan MotoGP itu pantas bangga dengan kemenangan ini. Pasalnya, dia sempat khawatir tidak mampu meraih kemenangan, setelah sempat mengalami kesulitan di babak kualifikasi.

Namun, tim Yamaha membuat perubahan berarti pada stelan motor. Memulai balapan dari posisi keempat, akhirnya Rossi berhasil mengalahkan pembalap Repsol Honda Dani Pedrosa untuk meraih podium juara.

Rossi mengaku balapan berlangsung sangat seru. “Balapan itu sangat hebat, menyenangkan, tapi juga pertarungan penuh fisik,” kata Pembalap Fiat Yamaha itu dikutip autosport, Senin (4/5/2009).

“Motor mampu bekerja sangat baik, saya mampu menggeber motor dengan cepat dan saya mampu mengejar Dani dan melewatinya. Memang masih ada sembilan atau 10 putaran lagi, tapi saya mampu bertahan,” jelas pembalap asal Italia itu.

“Jadi, saya memutuskan untuk tetap berkosentrasi karena saya tahu bisa meraih kemenangan di balapan kali ini. Meraih kemenangan di Jerez memang luar biasa. Saya selalu senang dapat melakukannya,’ tegas pembalap 29 tahun itu. (hmr)

DikutipĀ  Dari :

http://sports.okezone.com/read/2009/05/04/38/216217/
rossi-puji-stelan-yamaha