Memperindah Tampilan Drive Dengan Background Image

Apabila anda merasa bosan dengan tampilan drive di Windows Explorer yang hanya berwarna putih polos anda dapat menggunakan Aplikasi bernama Drives background Image. Anda dapat memperoleh file installernya disini, dan berukuran sebesar 3,63 Mb.

Jalankan Drives background Image melalui star menu program dan anda akan menjumpai tampilan seperti gambar berikut :

 ShotGenius_2009_09_07 20_32_26

Tentukan gambar yang hendak dijadikan sebagai background setelah selesai tentukan juga di drive mana gambar tersebut hendak ditampilkan. Sebaiknya anda tidak memilih gambar backgorund yang terlalu gelap, itu akan menyulitkan pembacaan isi file atau folder

Seleksi yang menjadi pilihan di drive ini cukup banyak yaitu mulai dari drive C sampai drive N. selanjutnya untuk mulai menerapkan perubahan pada drive-drive yang terseleksi anda cukup menekan tombol Set As Background dan untuk mereset ke warna defaulnya tekan tombol Clear Background.

Tampilan dari drive yang sudah terseleksi dengan gambar akan menjadi seperti berikut :

ShotGenius_2009_09_07 20_35_49

Mencoba Microsoft Security Essentials Beta di Windows 7

Setelah menginstall Windows 7 di PC, aku coba install antivirus yang dikeluarkan Microsoft yaitu Microsoft Security Essentials Beta. Aplikasi ini menggantikan fungsi Windows Live OneCare yang ditujukan bagi pengguna untuk memenuhi fungsi keamanan komputer dengan tampilam interface yang mudah digunakan.

Pertama kali software ini dijalankan, program akan mendownload dan menginstall definisi virus yang paling baru dan men-scan system komputer dari pengguna. Ketika diinstal ,software Microsoft Security Essentials Beta akn mendownload secara otomatis definisi virus yang baru tiap harinya lewat Windows update.

Tampilan dari Microsoft Security Essentials Beta memilki desain yang jernih dan jelas.Dibagian atas ada keterangan status proteksi atau unproteksi dari Microsoft security Essentials Beta. Dibawahnya ada tombol navigasi antara lain, Home-Update-history dan Setings. Untuk Scan options ada pilihan Quick-Full atau Custom.

Dibawah ini tampilan dari Microsoft Security Essentials Beta yang telah diintall di Windows 7

ShotGenius_2009_09_05 23_33_24

Bagi teman-teman yang ingin mendownload dapat mempergunakan link berikut ini :

1.Untuk Windows Vista dan Windows 7

http://download.softpedia.com/dl/ed161ae9f5118b23179be6ddc87daaf8/4aa3e4d5/100131683/software/antivirus/mssefullinstall-x86fre-en-us-vista.exe

2.Untuk Windows XP

http://download.softpedia.com/dl/621ed0a1eb49df5d3b40361cb0434580/4aa3e4d5/100131683/software/antivirus/mssefullinstall-x86fre-en-us-xp.exe

Silahkan mencobanya untuk merasakan ketangguhan aplikasi dari Microsoft, yaitu Microsoft Security Essentials Beta.

Bravo..

Cara Mudah Melakukan Login Hacking di Windows XP

Berikut akan dibahas beberapa cara yang dapat anda gunakan, jika suatu saat anda lupa password untuk melakukan Login ke dalam Sistem Operasi Windows XP

1. Cara Pertama (Paling Mudah)

Yang perlu anda lakukan adalah cukup masuk ke Safe Mode Windows XP, caranya adalah dengan menekan tombol F8 terus menerus (agar tidak terlewat) saat melakukan booting sebelum masuk ke Windows XP, jika sudah memilih safe mode, maka saat akan masuk Windows XP, akan terdapat proses Login seperti biasa, secara default akan terdapat user account administrator, pilih saja user account administrator tersebut, jika tidak di password maka anda dapat dengan mudah bisa masuk ke Windows XP, namun jika ternyata user account administrator tersebut sudah dipassword, dan anda tidak tahu password-nya, maka anda dapat melakukan Cara Kedua berikut

2. Cara Kedua (Setengah Mudah)

Cara ini dilakukan jika ternyata user account administrator terproteksi dengan password, dan anda tidak tahu apa passwordnya. Pada cara ini konsep dasarnya adalah melepaskan password dari user account administrator (maupun user account lainnya), kita akan menggunakan tools alat bantu bernama ERD Commander 2007 (51,49 MB) (kabar terakhir perusahaan pembuat software ini sudah diakuisisi oleh microsoft, namun anda tetap mendapatkan software ini dibeberapa tempat tertentu ). Untuk menggunakan aplikasi ini, anda perlu memburning-nya terlebih dahulu ke dalam CD, untuk kemudian digunakan sebagai CD booting, dan melakukan proses menghilangkan password pada user account tertentu. Sebenarnya terdapat satu buah cara lagi, yang layak dicoba pula, yaitu Cara Ketiga berikut.

3. Cara Ketiga (Agak Mudah)
Pada cara ini, kita juga menggunaan tools berupa aplikasi Free Software Open Source bernama Ophcrack sebagai alat bantu. Ada baiknya gunakan versi LiveCD agar lebih mudah. Cara kerja aplikasi ini, adalah akan menampilkan semua password dari setiap user account yang berada di Windows XP. Untuk menggunakan aplikasi ini, setelah berhasil mendowload file iso (451,72 MB) , anda juga perlu memburning-nya ke dalam CD terlebih dahulu, kemudian menggunakannya sebagai CD booting (namanya juga LiveCD). Jika proses booting Ophcrack berhasil, maka simsalabim, semua password akan muncul berserakan di layar monitor, cara ketiga ini mungkin membutuhkan kesabaran :-).

Sekedar informasi tambahan, agar PC/komputer anda dapat membooting dari CD-ROM anda harus mengubah urutan proses booting dari BIOS,dan pilih CD-ROM sebagai pilihan pertama.

HP LG KG200 Sebagai modem PC

Berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan untuk dapat menjadikan hp lg

kg200 sebagai modem, sehigga dapat terhubung ke internet melalui komputer.

A. Download Phonesuite

1. Download software phonesuite2_3_0_12.zip dari http://ae.lgmobile.com/webwar/jsp/phones/mnswList.jsp?this_package=…

2. Dekompres semua file ke folder tertentu, misal c:\phonesuite

B. Sambungkan HP ke komputer

1. Hubungkan hp dengan menggunakan kabel USB ke komputer

2. Komputer akan mendeteksi adanya hardware baru

3. Pilih No, not this time, klik Next

5. Pilih Install from a list or specific location, klik Next

6. Pilih Dont search, I will choose the drivers to install, klik Next

7. Klik Have Disk

8. Klik Browse, pilih folder c:\phonesuite\62188_usb_driver\2k_xp_com\

9. Pilih file usb2ser_2kxp, klik Open, klik OK

10. Pilih usb modem driver, klik Next

11. Klik Continue Anyway

12. Klik Finish

C. Menginstall Port Modem

1. Klik tombol Start, Control Panel, Printer and Other Hardware

2. Klik Phone and modem options

3. Klik tab Modem, klik Add, klik Next

4. Klik Next lagi, klik Have Disk

5. Klik Browse

6. Buka folder c:\phonesuite

7. Pilih file modem_inf, klik Open, klik OK

8. Klik/pilih MTK GPRS Modem

9. Klik Next

10. Pilih port Com 3, klik Next

11. Klik Continue Anyway, klik Finish, klik OK.

D. Mengatur Setting Koneksi dg Internet Explorer

1. Aktifkan browser Internet Explorer

2. Buka menu Tools, Internet Options

3. Klik tab Connection, klik Add

4. Pilih Dial-up to private network, klik Next

5. Isi Phone number dengan *99**1#

6. Klik Next

7. Isi Connection Name, misal proxl

8. Klik Finish

9. Pada bagian Dial up Setting, isi :

Username = xlgprs

Password = proxl

10. Klik OK, klik OK lagi.

E. Membuat Koneksi Dial up

1. Klik Start, Connect to, pilih proxl

2. Klik Dial

3. Tunggu proses verifikasi username dan password�..

4. SELAMAT !!! Anda telah terhubung ke internet. Ditandai dengan munculnya icon

connected.

Anda sekarang bisa melakukan aktifitas internet apapun. Browsing, Chatting, Email,

Searching,

Pemecahan masalah program berbasis MS-DOS pada Windows XP

Jika Anda mencoba untuk memulai atau menginstal sebuah program berbasis MS-DOS atau Windows 16-bit pada komputer berbasis Windows XP, maka Anda akan menerima pesan galat yang serupa dengan salah satu berikut ini: Subsistem MS-DOS 16-bit

lintasan ke program yang Anda coba untuk mulai atau instal

C:\Winnt\System32\config.nt Berkas sistem tidak sesuai untuk menjalankan aplikasi MS-DOS dan Microsoft Windows. Pilih ‘Tutup’ untuk mengakhiri aplikasi.

Subsistem MS-DOS 16-bit

lintasan ke program yang Anda coba untuk mulai atau instal

config.nt Berkas sistem tidak sesuai untuk menjalankan aplikasi MS-DOS dan Microsoft Windows. Pilih ‘Tutup’ untuk mengakhiri aplikasi.

Subsistem MS-DOS 16-bit

lintasan ke program yang Anda coba untuk mulai atau instal

C:\Windows\System32\Autoexec.nt Berkas sistem tidak sesuai untuk menjalankan aplikasi MS-DOS dan Microsoft Windows. Pilih ‘Tutup’ untuk mengakhiri aplikasi.

Subsistem MS-DOS 16-bit

lintasan ke program yang Anda coba untuk mulai atau instal

C:\Winnt\System32\config.nt Berkas sistem tidak sesuai untuk menjalankan aplikasi MS-DOS dan Microsoft Windows. Pilih ‘Tutup’ untuk mengakhiri aplikasi.

Subsistem MS-DOS 16-bit

lintasan ke program yang Anda coba untuk mulai atau instal

config.nt Berkas sistem tidak sesuai untuk menjalankan aplikasi MS-DOS dan Microsoft Windows. Pilih ‘Tutup’ untuk mengakhiri aplikasi.

Subsistem MS-DOS 16-bit

lintasan ke program yang Anda coba untuk mulai atau instal

C:\Windows\System32\Autoexec.nt Berkas sistem tidak sesuai untuk menjalankan aplikasi MS-DOS dan Microsoft Windows. Pilih ‘Tutup’ untuk mengakhiri aplikasi.

Meskipun Anda mungkin akan diminta untuk menghentikan program atau mengabaikan pesan galat, pilihan yang mana pun akan membuat program berhenti.

PENYEBAB

Masalah ini dapat muncul apabila salah satu atau lebih dari berkas berikut ini hilang atau rusak: Config.nt

Autoexec.nt

Command.com

Config.nt

Autoexec.nt

Command.com

PEMECAHAN MASALAH

Untuk menyelesaikan masalah ini, gunakan metode berikut.

Kembali ke atas

Metode 1:

masukkan CD ke pengandar CD atau pengandar DVD.

Klik Mulai, kemudian klik Jalankan.

Pada kotak Buka, ketik cmd, kemudian klik OK.

Pada prompt perintah, ketik perintah berikut ini, dengan menekan ENTER setelah setiap perintah:

expand Huruf Pengandar CD-ROM:\i386\config.nt_ c:\windows\system32\config.nt

expand Huruf Pengandar CD-ROM:\i386\autoexec.nt_ c:\windows\system32\autoexec.nt

expand Huruf Pengandar CD-ROM:\i386\command.co_ c:\windows\system32\command.com

exit

Jalankan atau instal program. Apabila masalah diselesaikan, jangan lanjutkan ke langkah-langkah sisanya. Apabila permasalahan tidak terselesaikan, lanjutkan ke langkah berikutnya.

Catatan: Berkas Command.com tidak diedit atau dibuat pada proses berikut ini. Karenanya, Anda mungkin harus ‘expand’ dari CD-ROM Windows XP.

Jalankan Notepad.

Pada Notepad, ketik entri berikut ini:    dos=high, umb device=%SYSTEMROOT%\system32\himem.sys berkass=40

Pada menu Berkas, klik Simpan Sebagai.

Pada kotak Nama Berkas, ketik Config.nt, kemudian klik Simpan. Tutup berkas Config.nt.

Pada menu Berkas, klik Baru.

Pada dokumen kosong yang baru, ketik entri berikut ini: @echo off lh %SYSTEMROOT%\system32\mscdexnt.exe lh %SYSTEMROOT%\system32\redir lh %SYSTEMROOT%\system32\dosx SET BLASTER=A220 I5 D1 P330 T3

Pada menu Berkas, klik Simpan Sebagai.

Pada kotak Nama Berkas, ketik Autoexec.nt, kemudian klik Simpan. Tutup berkas Autoexec.nt.

Jalankan Windows Explorer. Temukan berkas Config.nt, klik kanan berkas Config.nt, kemudian klik Salin.

Klik kanan map %SYSTEMROOT%\System32, kemudian klik Tempel.

Temukan berkas Autoexec.nt, klik kanan berkas Autoexec.nt, kemudian klik Salin.

Klik kanan map %SYSTEMROOT%\System32, kemudian klik Tempel.

Temukan berkas Command.com, klik kanan berkas Command.com yang telah direntangkan, kemudian klik Salin.

Klik kanan map %SYSTEMROOT%\System32, kemudian klik Tempel. Restart komputer Anda.

Apabila masalahnya tetap berlanjut, salin berkas Autoexec.nt dan berkas Config.nt dari map Perbaikan ke map Sistem pada Windows. Untuk melakukannya juga, ikuti langkah-langkah berikut ini: Klik Mulai, klik Jalankan, ketik c:\windows\repair, kemudian klik OK.

Klik kanan Autoexec.nt, kemudian klik Salin.

Klik Mulai, klik Jalankan, ketik c:\windows\system32, kemudian klik OK.

Klik kanan di mana pun di map tersebut, kemudian klik Tempel.

Klik kanan berkas Autoexec.nt yang sudah Anda salin, kemudian klik Properti.

Klik untuk memilih Baca Saja, kemudian klik OK.

Ulangi langkah 1 hingga 6 untuk menyalin berkas Config.nt.

Klik Mulai, klik Jalankan, ketik c:\windows\repair, kemudian klik OK.

Klik kanan Autoexec.nt, kemudian klik Salin.

Klik Mulai, klik Jalankan, ketik c:\windows\system32, kemudian klik OK.

Klik kanan di mana pun di map tersebut, kemudian klik Tempel.

Klik kanan berkas Autoexec.nt yang sudah Anda salin, kemudian klik Properti.

Klik untuk memilih Baca Saja, kemudian klik OK.

Ulangi langkah 1 hingga 6 untuk menyalin berkas Config.nt.

Catatan Anda harus mengaktifkan izin Baca-Saja atau berkas tersebut akan dihapus setelah Anda me-restart Windows.

Metode 2

Klik Mulai, klik Jalankan, ketik C:\windows\repair, kemudian klik OK.

Klik kanan berkas Autoexec.nt, kemudian klik Salin.

Klik Mulai, klik Jalankan, ketik %windir%\system32, kemudian klik OK.

Pada map System32, tekan Ctrl + V untuk menyalin berkas Autoexec.nt ke map ini.

INFORMASI LEBIH LANJUT

Untuk informasi selengkapnya tentang program berbasis MS-DOS pada Windows, Silahkan melihat artikel pada Basis Pengetahuan Microsoft: 305521  Pesan galat “Subsistem MS-DOS 16 bit” pada saat Anda menjalankan program MS-DOS atau Windows 16-bit pada Windows Server 2003 atau Windows 2000 Server

Berlaku bagi:

Microsoft Windows XP Professional

Microsoft Windows XP Home Edition

Linux Boot Loader Restoration

Masalah boot loader terjadi silih berganti di laptopku dan hal ini terkadang sudah menjadi hal yang ga perlu dibuat menjadi panik lagi. Di sini aku akan membahas mengenai cara memperbaiki boot loader bila terdapat masalah pada dual-boot Linux + Windows. Dalam kasus yang aku pakai di sini, aku menggunakan Ubuntu 8.10 Intrepid Ibex, live CD Ubuntu 8.04.1 Hardy Heron dan Windows XP SP3.

Terkadang tanpa kita ketahui masalah booting muncul secara tiba-tiba, salah satunya adalah partisi Linux tidak terdeteksi padahal sebelumnya bootloader dapat muncul tanpa masalah. Masalah ini bisa timbul bila kita menginstall Linux yang kemudian dilanjutkan menginstall Windows di partisi lainnya, atau bila kita terpaksa harus me-repair Windows karena suatu masalah. Yep, Windows secara otomatis akan menulis ulang MBR (Master Boot Record) sehingga langsung masuk ke Windows dan menganggap Linux tidak ada.

Bila hal ini terjadi, siapkan Live CD Linux yang bersangkutan dan boot melalui Live CD ini. Bagi pengguna Ubuntu, dapat menggunakan GParted yang dapat dijalankan melalui menu System > Administration > Partition Editor, kemudian klik kanan pada partisi Ubuntu dan pilih menu Manage Flags. Kemudian centang tanda “boot” dan klik tombol OK. Setelah itu restart komputer dan lihat hasilnya. Bila ternyata masih bermasalah, maka coba gunakan cara di bawah ini.

Cara di bawah ini merupakan cara yang aku dapatkan dari website lain. Akan tetapi dari pengalamanku, apa yang harus dilakukan agak berbeda dengan yang tertulis di situs itu.

Sama seperti cara yang sebelumnya, bila terjadi masalah pada bootloader, masukkan Live CD dan boot ke Live CD tersebut. Ada baiknya mem-backup file menu.lst yang terdapat pada direktori /boot/grub/ dengan perintah copy paste ke flashdisk atau media lainnya yang dapat dengan mudah diakses oleh Linux yang bersangkutan untuk mencegah hilangnya menu yang sebelumnya sudah ada. Akan tetapi tentu saja karena kita melakukan boot dari Live CD, direktori /boot/ merupakan direktori yang dibuat oleh Live CD, bukan direktori pada Linux yang terinstall di harddisk.Oleh sebab itu, mount partisi Linux yang terdapat di harddisk, baru kemudian dari mount point tersebut buka file boot/grub/menu.lst (misalnya /media/sda0/boot/grub/menu.lst) dan copy paste ke tempat lain seperti flashdisk atau partisi lainnya (lebih direkomendasikan ke flashdisk).

Setelah melakukan backup, pengguna Ubuntu dapat coba masuk ke Terminal melalui menu Application > Accessories > Terminal, sedangkan untuk Linux lainnya coba untuk membuka Terminal atau Console atau XTerminal (tergantung jenis desktop yang dipakai). Kemudian ketikkan perintah sudo grub dan tekan Enter. Lanjutkan dengan beberapa perintah di bawah ini secara berturut-turut. Perlu diperhatikan spasi dan penulisan yang harus sama persis.

root (hd0,0)

setup (hd0)

quit

exit

Bila penulisan dilakukan dengan benar, maka seharusnya tidak ada pesan error. Akan tetapi bila terdapat pesan error, coba untuk melihat kembali dan memastikan penulisan termasuk spasi ditulis dengan benar (perhatikan spasi yang terdapat setelah root dan setup). Selain itu perintah seperti hd0,0 juga harus disesuaikan dengan posisi partisi Linux pada harddisk. Bila partisi Linux terdapat pada harddisk pertama dan posisi paling awal dalam harddisk, maka perintah di atas dapat digunakan tanpa diubah. Bila partisi Linux terdapata pada harddisk ke-n dan posisi ke-m pada harddisk itu, maka perintah akan berubah sesuai dengan rumus: hd[n-1],[m-1]. Contohnya bila terdapat pada harddisk ke-1 dan partisi ke-3 di harddisk tersebut maka perintah yang dijalankan adalah root (hd0,2) > setup (hd0) > quit > exit.

Setelah itu coba untuk merestart Linux dan melihat apakah sekarang sudah terdapat bootloader. Dari pengalamanku, bila sudah terdapat bootloader, maka menu yang ditampilkan akan tetap sama seperti sebelum mengalami masalah. Akan tetapi bila masih terdapat masalah misalnya hanya operating system Linux saja yang muncul, silahkan masuk ke Linux tersebut kemudian copy kembali menu.lst yang sudah dibackup tadi ke /boot/grub/menu.lst dengan perintah sudo cp /media/sdb0/menu.lst /boot/grub/menu.lst

Cara Install Program di Ubuntu

Mungkin teman-teman semua yang baru mengunakan/lagi belajar mengunakan OS Linux masih bingung cara untuk menginstal program di linux

karena memang sedikit berbeda dengan menginstall program di OS windows,so disini saya akan coba sedikit berbagi cara mengintall program di linux.

caranya adalah sebagai berikut:

1.Yang harus kita lakukan pertama adalah mencoba mencari informasi mengenai turunan dari apa OS linux kita/berbasis apa OS linux kita,karena kali ini saya mengunakan Linux Ubuntu 7.04(7.10 yang baru..)dan Ubuntu merupakan OS yang berbasis Debian Linux jadi carilah installer program linux yang ber extensi .deb (Googling aj……).

2.Setelah mendapatkan file installer yang ber extensi .deb kemudian kopikan file tersebut ke Home folder atau folder rumah pada Ubuntu

contoh:

saya ingin menginstall xmms-skins_06-1_all.deb,maka saya harus mengopikan xmms-skins_06-1_all.deb ke folder rumah

3.Setelah itu buka program terminal (Aksesoris > terminal )

4.ketikan di terminal tersebut :

sudo dpkg -i xmms-skins_06-1_all.deb

keterangan:

sudo = merupakan perintah yang digunakan untuk mendapatkan akses root

dpkg -i = merupakan perintah untuk memasang aplikasi pada komputer (harus yang ber extensi .deb)

5.kita akan diminta untuk memasukan password root

6.tunggulah beberapa saat sampai proses berakhir

7.jika telah sukses terinstall berarti kita telah dapat mengunakan program tersebut,carilah di aplikasi.